Kamis, 26 Maret 2020

ANALISIS JURNAL ASY-SYARI’AH

ANALISIS JURNAL ASY-SYARI’AH



Firda Nisa Syafithri
1173010057
Hukum Keluarga
Fakultas Syari’ah dan Hukum
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Jurnal        : Asy-Syari’ah
Edisi           : Volume 21. Nomor 1. Juli 2019
Judul          : Islam Nusantara’s Perspective On Justice In Polygamy.
Karya         : Beni Ahmad Saebani
Instansi      : Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Halaman    : 1-16 (16 Halaman)
Analisis      :
1.   Judul
Judul yang digunakan efektif dan telah menggambarkan seluruh bagian dari isi jurnal yang berkaitan dengan Perspektif Islam Nusantara dalam Keadilan di Poligami.
2.    Abstrak dan Kata Kunci
Terdapat dua abstrak dengan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris. Baik secara struktur, penulisan dan substansial sudah baik dan benar. Menggambarkan keseluruhan isi jurnal dan apa yang ditunjuk oleh judul.
3.   Masalah Utama
Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak menjelaskan secara rinci tata cara atau teknis melaksanakan keadilan untuk suami yang poligami. Berbeda dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan terdapat pasal-pasal yang mengatur prinsip keadilan secara yuridis dan teknis.
4.   Pertanyaan Penelitian
Bagaimana poligami dilaksanakan dalam konteks fiqh Islam Nusantara ?
5.   Metode Penelitian
Metode yang digunakan oleh peneliti menggunakan studi literatur dengan pendekatan yuridis-normatif, dengan meninjau hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia yang berhubungan dengan pernikahan dan poligami.
6.   Hasil Penelitian
Berdasarkan jurnal yang berjudul “Islam Nusantara’s Perspective On Justice In Polygamy” tersebut dapat ditemukan hasil penelitian bahwa Indonesia memiliki pendekatan sendiri untuk memastikan bahwa suami yang poligami dapat bertindak adil terhadap istrinya. Pasal 4 dan 5 UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan membuktikan niat tersebut.  Oleh karena itu, posisi legislasi sebagai hasil transformasi Hukum Islam menjadi hukum nasional menjadi bentuk konkret fiqh Islam Nusantara yang telah diterapkan dalam kehidupan masyarakat Muslim.
7.   Isi Jurnal
Dalam jurnal tersebut dapat dipahami bahwa dalam konteks Islam Nusantara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 bukan hanya transformasi hukum islam dengan hukum nasional di Indonesia, tapi sudah menjadi taqnin dan tathbiq hukum Islam dalam kehidupan negara, terutama bagi umat Islam. Salah satu alasan mendasar adalah karena tidak adanya ayat-ayat Al-Qur’an dan Sunnah yang menjelaskan secara rinci prosedur untuk melaksanakan poligami, tahapan dan mekanisme operasional keadilan dalam berpoligami. Pada konteks Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, poligami harus berdasarkan alasan yang tepat dan dibenarkan oleh hukum.
8.    Kesimpulan
Sebagaimana disebutkan dalam jurnal bahwa kesimpulan yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah poligami dapat dilaksanakan dengan satu syarat bahwa suami dapat melakukannya berdasarkan pada prinsip keadilan. Kemudian dalam konteks Islam Nusantara, prinsip ditafsirkan melalui undang-undang dan peraturan, administratif dan sosioekonomi dan kesetaraan gender. Disamping itu, pendekatan yang diterapkan adalah manfaat (maslahah) pendekatan dan menolak salahnya membangun sebuah keluarga sesuai dengan tujuan hukum Islam.
9.   Daftar Pustaka
Mengacu pada APA (American Psychological Association)

Selengkapnya, lihat lebih detail Jurnal Islam Nusantara’s Perspective On Justice In Polygamy. click here

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ANALISIS JURNAL ASY-SYARI’AH

ANALISIS JURNAL ASY-SYARI’AH Firda Nisa Syafithri 1173010057 Hukum Keluarga Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung...